Advertisement

Bukan Marah Disebut Pasif, Ketua PSI Riau Malah Sebut Kritik Pedas Dr. Tegar Sedayu Sebagai Amunisi Rahasia Rebut Kursi!

PEKANBARU, SOLIDARITASMEDIA.COM – 4/6/2026 Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Riau, Kelmy Amri, memberikan tanggapan berkelas terkait catatan kritis yang disampaikan oleh pengamat kebijakan publik, Dr. Mujizat Tegar Sedayu, SH.,MH.,IFHGAS.

Alih-alih bersikap defensif, Kelmy Amri menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan potret besarnya perhatian publik terhadap PSI di Bumi Lancang Kuning. Bagi PSI Riau, pandangan kritis ini bukanlah sebuah kelemahan, melainkan sebuah amunisi baru dan injeksi energi ekstra untuk melipatgandakan kerja keras partai dalam meraih target kursi legislatif.

Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dr. Tegar Sedayu atas masukan dan evaluasiny]. Bagi kami di PSI Riau, kritik dari tokoh masyarakat adalah vitamin politik. Ini menandakan kehadiran PSI sangat dinantikan untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat Riau,” ujar Kelmy Amri kepada redaksi Solidaritasmedia.com , Kamis (4/6).

Menjawab Tantangan: Strategi Senyap Menuju Melepaskan Suara.

Menanggapi penilaian mengenai pergerakan PSI Riau yang dinilai masih “adem ayem”, Kelmy Amri menjelaskan bahwa selama ini partai fokus melakukan penguatan struktural internal secara terukur di akar rumput di 12 kabupaten/kota. Konsolidasi senyap ini sengaja dilakukan untuk membangun fondasi partai yang kokoh.

Namun, Kelmy sepakat bahwa momentum tingginya kepercayaan publik terhadap Bapak Joko Widodo (Jokowi) harus terus dijemput secara masif oleh seluruh kader di daerah.

“Pak Jokowi adalah role model perjuangan kita. Karakter kerja nyata dan kedekatan beliau dengan rakyat adalah ideologi yang melekat di nadi setiap kader PSI. Kritik ini adalah peluit penanda bagi kami untuk menaikkan Transmisi kecepatan. Kami pastikan, mesin partai di 12 kabupaten/kota akan bergaung lebih keras,” tegas Kelmy.

Tiga Pernyataan Sikap Resmi DPW PSI Provinsi Riau.

Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan komitmen perjuangan partai, DPW PSI Riau mengeluarkan tiga pernyataan sikap resmi untuk dipatuhi oleh seluruh pengurus dan kader di daerah:

  1. Menjadikan Kritik Sebagai Amunisi: PSI Riau melarang seluruh kader bersikap reaktif negatif terhadap kritik. Sebaliknya, jadikan evaluasi publik sebagai bahan bakar untuk turun langsung ke masyarakat.

  2. Instruksi Gerak Serentak 12 Kabupaten/Kota: Menginstruksikan seluruh DPD dari Pekanbaru, Dumai, Kampar, hingga Indragiri Hilir untuk segera mengakhiri strategi senyap dan beralih ke aksi nyata yang masif di lapangan.

  3. Kemandirian dan Totalitas Struktur: Kader di daerah dilarang hanya menunggu momentum politik dari pusat. Setiap pengurus wajib menciptakan program mandiri yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga lokal.

Optimisme Mengamankan Target Kursi.

Di akhir pernyataannya, Kelmy Amri membakar semangat para kader untuk tetap fokus pada target perolehan kursi legislatif di DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Ia optimis perpaduan antara kekuatan ideologi Jokowi dan kerja mandiri kader akan membawa PSI Riau menuju kemenangan besar.

Kepada seluruh bro dan sist di 12 kabupaten/kota se-Riau, mari kita jawab keraguan publik dengan kesantunan dan kehadiran nyata. Target kursi kita bukan hal yang mustahil jika kita bergerak serentak mulai hari ini. Mari kita buktikan bahwa PSI Riau siap menyongsong kemenangan dengan cara yang elegan!” pungkas Kelmy penuh optimisme.(red/solidaritasmedia.com)-Wdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *