Advertisement

Peduli Sesama Pendidik, Sekda Meranti Serahkan Donasi Rp69,43 Juta untuk Guru Korban Kebakaran

KEPULAUAN MERANTI — Solidaritas dan kepedulian antartenaga pendidik kembali ditunjukkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sebanyak Rp69.430.000 dana kemanusiaan berhasil dihimpun dari para guru dan tenaga kependidikan untuk membantu Susi Winarti, S.Pd., guru SMP Negeri 5 Rangsang yang menjadi korban musibah kebakaran rumah di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, saat meninjau kediaman korban pada Kamis (27/8/2026).

Selain menyerahkan donasi yang dihimpun secara kolektif dari kalangan pendidik, Sudandri juga menyerahkan santunan pribadi dari Bupati H. Asmar sebesar Rp3 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak Susi Winarti dan keluarganya setelah kehilangan tempat tinggal serta sejumlah harta benda akibat kebakaran.

“Pak Bupati sebenarnya berkeinginan hadir langsung untuk menjenguk saudara kita yang tertimpa musibah ini. Namun karena beliau sedang dalam kondisi kurang sehat, beliau memerintahkan saya bersama jajaran Dinas Pendidikan, PGRI, dan Korwil untuk hadir di sini. Beliau juga menitipkan bantuan pribadi sebesar Rp3 juta, dengan harapan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Ibu Susi sekeluarga,” ujar Sudandri saat menyampaikan amanat Bupati.

Donasi Guru dari Berbagai Wilayah

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengatakan dana Rp69.430.000 tersebut merupakan hasil aksi penggalangan dana secara swadaya yang melibatkan para guru dan tenaga kependidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurutnya, penggalangan dana tersebut menjadi bentuk kepedulian sesama pendidik terhadap rekan seprofesi yang sedang menghadapi musibah.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan kepedulian rekan-rekan guru se-Kepulauan Meranti, terkumpul donasi sebesar Rp69.430.000. Kami berharap bantuan dari kawan-kawan seprofesi ini dapat meringankan beban Bu Susi dan keluarga dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Raja Yusran.

Dalam kesempatan yang sama, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama pihak terkait juga menyerahkan bingkisan cendera mata sebagai bentuk dukungan moril kepada korban.

Rumah Ludes Terbakar

Musibah yang menimpa Susi Winarti terjadi pada Sabtu (22/8/2026). Kebakaran mengakibatkan kediamannya terbakar habis dan menyebabkan korban kehilangan berbagai harta benda yang dimiliki.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menambah beban keluarga korban dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari.

Dukungan dari rekan-rekan sesama guru, pemerintah daerah, organisasi profesi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu korban melewati masa sulit sekaligus memulihkan kehidupan keluarga pascamusibah.

Gotong Royong di Tengah Musibah

Aksi solidaritas para guru di Kepulauan Meranti menunjukkan bahwa profesi pendidik tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mencerdaskan generasi bangsa, tetapi juga memiliki ikatan sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Penggalangan dana tersebut menjadi contoh bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting ketika masyarakat menghadapi musibah.

Bantuan yang diberikan mungkin tidak serta-merta mengembalikan seluruh harta benda yang hilang. Namun, kepedulian tersebut memberikan pesan bahwa korban tidak menghadapi musibah seorang diri.

Solidaritas seperti ini diharapkan terus tumbuh di lingkungan pendidikan dan masyarakat Kepulauan Meranti. Semangat saling membantu, menguatkan, dan hadir bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan merupakan nilai kemanusiaan yang perlu terus dijaga.

Media Center Yayasan Kiandra Setia Bangsa
Setia – Adil – Berbakti – Mencerdaskan Bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *